UPAYA MENINGKATKAN FUNGSI LAPANGAN PENUMPUKAN DALAM PROSES DISTRIBUSI KONTAINER DI PELABUHAN ATAPUPU
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kapasitas lapangan penumpukan, mengidentifikasi hambatan yang terjadi dalam proses distribusi kontainer, serta menganalisis upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas fungsi lapangan penumpukan di Pelabuhan Atapupu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan fungsi lapangan penumpukan dapat dilakukan melalui optimalisasi tata letak, penerapan Terminal Operating System (P-TOS), penambahan alat bongkar muat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi antarunit operasional. Implementasi strategi tersebut mampu meningkatkan kelancaran arus kontainer dan efisiensi distribusi sehingga mendukung kinerja logistik pelabuhan.
Downloads
References
Bastian, E., Ratnasari, V., & Achmadi, F. (2018). Analisis Kualitas Layanan Bongkar Muat Di Pt Terminal Petikemas Surabaya Dengan Metode SERVQUAL dan QFD. Accounting and Management Journal, 2(1).
Heilig, L., & Voß, S. (2017). Information systems in seaports: A categorization and overview. Information Technology and Management, 18(3), 179–201.
Iswahyuning, D. N. M. (2024). Penerapan Sistem E-Retribusi Untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Blitar.
Kim, K. H., & Kim, H. B. (2002). The optimal scheduling of quay cranes in container terminals. Computers & Industrial Engineering, 42(2–4), 373–381.
Kurniyasih, B., Setiawan, R. A., & Afrianty, N. (2024). Efektivitas Pengelolaan Dokumen Dalam Meningkatkan Pelayanan Jamaah Haji (Studi Kasus di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu). Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 11290-11297.
Mohammad, N. (2020). Pelayanan Jasa Bongkar Muat Curah Soybean Meal Milik Pbm. Harindra Mitra Sempurna Semarang. Karya Tulis.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif/Lexy J. Moleong.
Moleong, L. J., & Edisi, P. R. R. B. (2004). Metodelogi penelitian. Bandung: Penerbit Remaja Rosdakarya, 3(01), 53-74.
Notteboom, T. E., & Rodrigue, J. P. (2005). Port regionalization: Towards a new phase in port development. Maritime Policy & Management, 32(3), 297–313.
Nurdin, A., & Gulo, S. (2016). Kajian operasional peralatan bongkar muat guna peningkatan kualitas pelayanan pelanggan depo container pt. tanto intim line jakarta. JMBA Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(1), 10-18.
Petering, M. E. H., & Murty, K. G. (2009). Effect of block length and yard crane deployment on container yard performance. Transportation Research Part E, 45(5), 739–753.
Steenken, D., Voß, S., & Stahlbock, R. (2004). Container terminal operation and operations research: A classification and literature review. OR Spectrum, 26(1), 3–49.
Vis, I. F. A., & de Koster, R. (2003). Transshipment of containers at a container terminal: An overview. European Journal of Operational Research, 147(1), 1–16.
Zhang, C., Liu, J., Wan, Y. W., & Murty, K. G. (2003). Storage space allocation in container terminals. Transportation Research Part B, 37(10), 883–903.