PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PELAYARAN DALAM MASA INFLASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE GENERAL PRICE LEVEL ACCOUNTING (GPLA)

Handoyo Widyanto

Sari


Bagi perusahaan pelayaran informasi keuangan sangat penting untuk tujuan pengambilan keputusan ekonomi untuk usaha yang dikelolanya. Agar  informasi keuangan tersebut tidak menyesatkan, maka Informasi keuangan yang disajikan bagian akuntansi harus relevan sebagai bahan pertimbangan manajemen untuk pengambilan keputusan ekonomi. Oleh karena itu bagian pembukuan akuntansi pada perusahaan pelayaran harus dapat memberikan informasi keuangan yang tidak menyesatkan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap data-data akuntansi (laporan rugi laba dan neraca) yang disajikan terutama bagi pihak intern manajemen.

Tujuan utama dari hasil kegiatan akuntansi adalah memberikan informasi keuangan yang bermanfaat kepada pihak-pihak yang berkepentingan, sebagai dasar untuk pengambilan keputusan ekonomi. Perubahan harga (turunnya daya beli) yang terjadi dimasa inflasi mengakibatkan manfaat informasi yang dilaporkan dalam neraca dan perhitungan rugi laba dapat kehilangan relevansinya (tidak bermanfaat). Hal ini disebabkan karena neraca dan laporan rugi laba tidak disesuaikan dengan perubahan nilai rupiah pada masa inflasi, sehingga akan mengakibatkan kesalahan interpretasi dalam pembuat keputusan ekonomi oleh pihak manajemen. Kelemahan laporan keuangan konvensional yang tidak disesuaikan dalam masa inflasi dapat diatasi dengan menggunakan model akuntansi yang lebih realistis, yaitu dengan menerapkan metode General Price Level Accounting (GPLA).

Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasikan kelemahan neraca dan laporan rugi laba suatu laporan keuangan perusahaan pelayaran dalam masa inflasi dan menunjukkan pengaruh inflasi terhadap elemen-elemen neraca dan laporan rugi laba sebagai laporan tambahan (supplementary information).


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.